Udah dua minggu di Jakarta. Udah mulai ngeblend dengan kemacetan, setidaknya, kalopun harus kena macet, sudah mulai santai. Itulah maksudnya ngeblend. Tempat kerja oke. Ada waktunya stress tingkat tinggi, tapi ga jarang juga kita nyantai sampai rasanya udah keabisan materi buat dibrowsing. Yang paling bikin sebel adalah kapasitas otak yang mulai melemot. Saat kita harus cepet nangkep omongan orang, kitanya berkedip-kedip dengan muka blank. Abis itu senyum bego. Mo nanya minta ngulang, jadi sungkan. Ato kadang-kadang jadi pikun. Contohnya, saat seharusnya ngomong mengenai detail a, b, c, d, tiba-tiba setelah selesai ngomong jadi ragu-ragu. Tadi udah ngomong soal c blom ya? Yang b ini gimana tadi ngomongnya ya...? Blah...
Mungkin itu adalah efek dari udah lama otak kita ga diajak olahraga. Karena jarang dimanfaatkan secara aktif seperti dulu (dulu=zaman SMU, rasanya waktu kuliah pemanfaatan otak saya udah ga seoptimal waktu SMU) makanya jadi payah. Sesekali sebenernya perlu brainstorming. Tidak hanya rajin menyerap info dari koran, majalah atau website. Ato nyoba brain game yang katanya bisa melatih otak. Sesekali kita juga perlu menghadapi masalah dan memikirkan jalan keluarnya. Dengan cara seperti itu, kita jadi aktif dan bergerak. Masalah menjadi salah satu cara mengaktifkan otak, sehingga hormon tertentu dalam tubuh kita pun menjadi aktif (logikanya otak, syaraf dan hormon dalam tubuh manusia berkaitan, iya ngga siyh?). Itu salah satu sisi baik dari suatu masalah. Walaupun begitu, sebenernya manusia ga pengen punya masalah kan? Hufth...
Niyh pengetahuan biar ga pikun.
Niyh pengetahuan ttg brain game.
Friday, 23 April 2010
Wednesday, 14 April 2010
twitter vs bloging
Jika diliat-liat lagi, posting di blog ini lebih update-an twiter-nya daripada postingan artikel hehe... Hal ini karena rasanya lebih praktis untuk menulis status atau info baru yang saya dapet dari internet. Tapi efeknya, saya jadi males belajar nulis yang lebih terstruktur dan informatif. Padahal tujuan saya ngeblog adalah belajar nulis dan berpendapat yang baik.
Rasanya, bloging juga sudah tidak sepopuler dulu. Orang sekarang lebih memanfaatkan facebook yang rasanya udah kek one stop shopping. Mo curhat bisa (pake Notes-nya, yang berasa ngeblog), silaturahmi sama temen lama ato sodara jauh oke, bahkan bisa buat sarana menyampaikan aspirasi (masih inget kasus Prita dan Bibit-Chandra?). Kemajuan teknologi ini memang semakin mendukung kita dalam beraktivitas, bahkan mungkin dalam 24 jam kita hidup sehari-hari, ada yang lebih banyak dihabiskan di dunia maya.
Pointnya adalah, saya lagi berjuang mengatasi kemalasan saya menulis. Setidaknya, karena sekarang ada fasilitas internet yang bisa online setiap hari, saya mo beljar ngeblog lagi ah. Lha teerus, kerjanya kapan???
Rasanya, bloging juga sudah tidak sepopuler dulu. Orang sekarang lebih memanfaatkan facebook yang rasanya udah kek one stop shopping. Mo curhat bisa (pake Notes-nya, yang berasa ngeblog), silaturahmi sama temen lama ato sodara jauh oke, bahkan bisa buat sarana menyampaikan aspirasi (masih inget kasus Prita dan Bibit-Chandra?). Kemajuan teknologi ini memang semakin mendukung kita dalam beraktivitas, bahkan mungkin dalam 24 jam kita hidup sehari-hari, ada yang lebih banyak dihabiskan di dunia maya.
Pointnya adalah, saya lagi berjuang mengatasi kemalasan saya menulis. Setidaknya, karena sekarang ada fasilitas internet yang bisa online setiap hari, saya mo beljar ngeblog lagi ah. Lha teerus, kerjanya kapan???
Monday, 12 April 2010
Nodame Cantabile
Sungguh menyenangkan sebenarnya bisa menikmati lagu klasik. Terutama jika kita bisa tau apa maksud dari lagu itu, yang mana kalo kita ngomongin musik klasik, hal itu agak susah (kan instrumental doang, kadang juga ada lirik dalam bahasa yang ga kita paham). Nha, gara-gara serial yang jadi judul postingan ini, saya jadi rada mudeng tentang musik klasik. Alasan musik itu dibuat oleh komposernya, ceritanya tentang apa, excited mendengar lagu-lagunya, bahkan dengan sukses mendorong saya mendownload semua musiknya (mostly, illegally). Gara-gara itu juga, saya jadi rada sadis. Karena di film itu ada banyak adegan sadis yang komikal banget. Dialog yang diselingi dengan,"Gyabooo....!", ato,"Mukyaaa....!!" hampir ada di setiap episode, meskipun sebenernya, genre-nya adalah komedi romantis.
Jika anda berminat buat nonton dorama ini, ada 11 episode dan mengeluarkan 2 episode spesial sewaktu tokoh utamanya pindah ke Paris, serta 2 cerita the movie. Singkat cerita, baca ini dan itu. Ini trailer the movie yang kedua.
Omong2, mana trailer the movie yang laen? Silakan mencari info lebih lengkap di Google, karena ini adalah trailer movie yang terbaru...
Wednesday, 24 February 2010
Nine Words Women Use
Baru saja dapet link dari seorang temen
---------------------------------------------------------------------------------
1. Fine: This is the word women use to end an argument when they are right and you need to shut up.
2. Five Minutes: If she is getting dressed, this means a half an hour. Five minutes is only five minutes if you have just been given five more minutes to watch the football before helping around the house.
3. Go Ahead: This is a dare, not permission. Don't Do It!
4. A Loud Sigh: This is actually a word, but is a non-verbal statement often misunderstood by men. A loud sigh means she thinks you are an idiot and wonders why she is wasting her time standing here and arguing with you about nothing. (Refer quickly to No 9 for the meaning of nothing.)
5. That's Okay: This is one of the most dangerous statements a women can make to a man. That's okay means she wants to think long and hard before deciding how and when you will pay for your mistake.
6. Thanks: A woman is thanking you, do not question, or faint. Just say you're welcome. (I want to add a clause here - This is true, unless she says 'Thanks a lot', which is PURE sarcasm and she is not thanking you at all. DO NOT say 'you're welcome' - that will bring on No. 7).
7. Whatever: Is a woman's way of saying, "F-- YOU!"
8. Don't worry about it, I got it: Another dangerous statement, meaning this is something that a woman has told a man to do several times, but is now doing it herself. This will later result in a man asking 'What's wrong?' For the woman's response refer to No. 4.
9. Nothing: This is the calm before the storm. This means something, and you should be on your toes. Arguments that begin with nothing usually end in "Fine".
Send this link to the men you know, to warn them about arguments they can avoid if they remember the terminology.
Send this link to all the women you know to give them a good laugh, because we know it's true!
(Thanks to Dudu for inform me this.)
---------------------------------------------------------------------------------
1. Fine: This is the word women use to end an argument when they are right and you need to shut up.
2. Five Minutes: If she is getting dressed, this means a half an hour. Five minutes is only five minutes if you have just been given five more minutes to watch the football before helping around the house.
3. Go Ahead: This is a dare, not permission. Don't Do It!
4. A Loud Sigh: This is actually a word, but is a non-verbal statement often misunderstood by men. A loud sigh means she thinks you are an idiot and wonders why she is wasting her time standing here and arguing with you about nothing. (Refer quickly to No 9 for the meaning of nothing.)
5. That's Okay: This is one of the most dangerous statements a women can make to a man. That's okay means she wants to think long and hard before deciding how and when you will pay for your mistake.
6. Thanks: A woman is thanking you, do not question, or faint. Just say you're welcome. (I want to add a clause here - This is true, unless she says 'Thanks a lot', which is PURE sarcasm and she is not thanking you at all. DO NOT say 'you're welcome' - that will bring on No. 7).
7. Whatever: Is a woman's way of saying, "F-- YOU!"
8. Don't worry about it, I got it: Another dangerous statement, meaning this is something that a woman has told a man to do several times, but is now doing it herself. This will later result in a man asking 'What's wrong?' For the woman's response refer to No. 4.
9. Nothing: This is the calm before the storm. This means something, and you should be on your toes. Arguments that begin with nothing usually end in "Fine".
Send this link to the men you know, to warn them about arguments they can avoid if they remember the terminology.
Send this link to all the women you know to give them a good laugh, because we know it's true!
(Thanks to Dudu for inform me this.)
Monday, 22 February 2010
The Boat That Rocked
Ga nyangka. Awalnya tidak ada niatan bagi saya buat nyewa ni filem, tapi ternyata ceritanya bagus. Ceritanya tentang pemberontakan sebuah Pirate Radio terhadap keputusan pemerintah UK yang pengen membungkam siaran mereka selamanya. Bersetting cerita pada sekitar tahun 1966, radio ini merupakan satu-satunya radio yang menyiarkan lagu pop dan rock n roll selama 24 jam penuh. Cerita keseharian para DJnya hippies banget, tapi menarik. Radio yang stasiunnya berada di atas sebuah kapal yang selalu mengapung di laut ini di pimpin oeh Quentin (Bill Nighy), kalo kita jeli, dia inilah yang menghidupkan peran Davy Jones di Pirate of Carribean. Ngga akan saya tulis bagaimana sinopsisnya, bisa dicari situs2 fim yang lain. Saya sangat terhibur menonton film ini. Terebih lagi karakter orang2 dalam cerita ini macem-macem. Dari yang lugu, culun sampe playboy.
Tonton deh.... (4 out of 5 stars)
Monday, 15 February 2010
Some Comic about Valentine
http://www.phdcomics.com/comics/archive.php?comicid=1279
Haha.... Me myself didn't celebrate the Pink and Chocolate Day. We suppose to love and care each other everyday... Hhhh....
P.S.: I thought blogspot has change. More practical and simple. Love it.. :)
Thursday, 4 February 2010
Mengenang Sosok Mohamad Amir (1929-2009)
Saat saya berada di rumah, saya berhasil menemukan beberapa foto Bapak, banyak siyh sebenernya, tapi yang mo saya tampilkan di sini hanya beberapa saja. Tidak ada pertimbangan tertentu mengapa saya memilih foto2 itu. I'm just... like it...Kalo ini foto yang di sebelah ini adalah fotonya Bapak sama seorang bule (saya lupa nama dan asalnya) di sebuah pantai di Bali. Bukannya berfoto sama bule cewek pake bikini (apakah pada masa itu sudah ada bule cewek berbikini masih merupakan misteri bagi saya), tapi malah sama bule cowok yang hobi minum air kelapa. Waktu saya melihat foto ini dan beliau (bapak saya, bukan bulenya) masih hidup, beliau membanggakan bahwa pada saat itu, sedikit orang Indonesia yang mau gaul sama bule. Beliau mendorong saya untuk belajar Bahasa Inggris supaya bisa gaul dengan orang asing. Hasilnya, sekarang saya udah lumayan gape lah cas cis cus Bahasa Inggris. Bapak menyebut bule-bule itu dengan Mak Saleh, keknya istilah melayu ya? Tiap kali ada orang asing yang melintas depan rumah (rumah saya dekat dengan obyek wisata yang sering dikunjungi turis) Bapak selalu memanggil saya sambil menunjuk mereka,"Kae lho ono mak saleh..."
Ini foto Bapak naik vespa sewaktu masih di Malaysia. Tapi seumur hidup saya, ga pernah tuh liat Bapak naik motor. Ternyata, usut punya usut, Bapak pernah mengalami trauma dengan naik Vespa. Beliau pernah menabrak orang. Orang yang ditabrak itu sih tidak sampai meninggal, malah jadi kawan karibnya Bapak. Peristiwa itu terjadi kira2 pas keluarga kami dah pindah ke rumah yang sekarang. Keknya trauma itu rada menurun ke saya. Rada takut naek motor, apalagi motor pinjeman. Moga2 besok2 udah ga takut lagi... Hehhe....
Kalo ini foto Mami n Papi waktu abis ijab kabul di Kedubes Indonesia di Malaysia sono. Foto ini diambil di depan hotel tempat nginep mereka dan undangan yang sifatnya terbatas. Maklum, nikah di negeri orang, ga banyak kenalan mereka yang orang Malaysia pada waktu itu. Hanya teman dekat dan keluarga yang ada disana. Benar2 terbatas yah....So long My Dad. Your life journey has inspired us, your children. You give us lots of memories, and we try to keep your advice as a learning to us all. May you rest in peace.
Mohamad Amir (10 Agustus 1929-17 Oktober 2009)
Thursday, 21 January 2010
Tuesday, 19 January 2010
Ironman 2
PP: Go get them, Boss!!
TS: You complete me...
Satu kalimat yang bisa saya bilang sejak nonton sekuel pertamanya,"Inilah superhero yang narsis!" Kenapa tidak, silakan Anda liat sekuel pertamanya. Tony Stark adalah contoh badboy (ditunjukkan dengan hobinya menghambur-kan uang buat judi dan cewek (hmmm...) yang kemudian menyadari bahwa ada dunia lain di luar sana yang ngga melulu seperti kehidupan kesehariannya yang bersenang-senang. Dan akhirnya, terciptalah Ironman. Hehe... Check this out!
TS: You complete me...
Satu kalimat yang bisa saya bilang sejak nonton sekuel pertamanya,"Inilah superhero yang narsis!" Kenapa tidak, silakan Anda liat sekuel pertamanya. Tony Stark adalah contoh badboy (ditunjukkan dengan hobinya menghambur-kan uang buat judi dan cewek (hmmm...) yang kemudian menyadari bahwa ada dunia lain di luar sana yang ngga melulu seperti kehidupan kesehariannya yang bersenang-senang. Dan akhirnya, terciptalah Ironman. Hehe... Check this out!
Monday, 11 January 2010
Monas keliatan dari sini
Frankly speakin', ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Ibukota Negara Indonesia ini. Nyampe dari Semarang subuh-subuh di Stasiun Senen. Saya dijemput ma sepupu yang tinggal di Tanah Tinggi. Maksud hati siyh mo meluruskan tubuh dan membayar lunas utang tidur gara2 ga bisa tidur di kereta, eh.. malah diajak muter2 Senen dulu buat orientasi. Maklum, di Jakarta ini saya ga da guide. Sodara yang tinggal disini sudah pasti sibuk dengan kegiatan masing-masing, saya juga ga mau mengganggu keseharaian mereka. Mo nanya2 orang di jalan (kecuali petugas busway) takut tambah bingung. Akhirnya, saya berusaha nemu info dan peta jalan2 Jakarta. Berbekal semua info ituh, saya berhasil menginjakkan kaki di Terminal Cikarang, Pintu tol Cibitung, Gramedia Matraman dan off course, Terminal Senen. Hehehe....Hari ini mo browsing job vacancy ma jadwal bioskop. Rencananya pengen nonton file
m yang ga bisa ditonton di Semarang, a.k.a. kota-yang-ga-ramah-buat-pecinta-filem. Bahkan temen saya yang tinggal di Jakarta n kontrak kerjanya udah selese, balik lagi kesini cuma buat nonton Sherlock Holmes (well, actually, ngga sedramatis ituh..). Mumpung di sini, saya berencana mo muter2 naek TransJakarta (baca: Busway). Sayangnya saya ga bawa kamera. Jadi ga bisa poto-poto deh. But at least, saya dah cukup cucimata. Eniwei, saya mo muter-muter Jakarta berbekal buku Cara Murah Keliling Jakarta, yang sayangnya ga da daftar angkot sejakarta raya. Yang ada cuma jalur busway ma bis penghubung, hhh.... Gapapalah....! Nyang penting ane bisa jalan2, yippieee!!!!! Ada yang mo nitip oleh2?? Ga bakal ane beliin, sudah cukup tas ane menangis darah karena overloaded barang2 ane sendiri. Hmm... Mo kemane ye?P.S.: gambar dari http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/76/Monas_by_day.jpg
Subscribe to:
Posts (Atom)







